KKN Kemanusiaan: Buku Karya Mahasiswa Teknologi Pendidikan Hibur Anak-anak Pasca Banjir Aceh Tamiang

Tengku Tinggi, Aceh Tamiang – Wafa Lauhatur Rohmania, mahasiswa Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), menunjukkan bahwa pendidikan tetap bisa menjadi secercah harapan bahkan di tengah kondisi pasca bencana. Melalui program KKN Kemanusiaan selama sebulan di Desa Tengku Tinggi, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang, Wafa menemukan cara unik untuk membangkitkan semangat anak-anak korban banjir. Berbeda dengan KKN reguler yang fokus pada pemberdayaan desa, KKN Kemanusiaan ini dikhususkan untuk rehabilitasi masyarakat pasca bencana banjir serta penguatan resiliensi sosial dan psikologis masyarakat Aceh. Program ini merupakan kolaborasi UNY dengan tiga kampus lain, yaitu Universitas Samudra, Universitas Tirtayasa, dan UPN Veteran Jakarta.

KKN kemanusiaan ini memili tiga tugas utama yang harus dilakukan yaiyu pembersihan lokasi terdampak banjir terutama fasilitas umum, penyelenggaraan pendidikan sementara, dan trauma healing. Tiga tugas ini mahasiswa teknologi pendidikan mengambil peran untuk penyelenggaraan pendidikan sementara. Tugas ini tentunya tidak terlepas dari kompetensi yang menjadi keungulan teknologi pendidikan. Sebagai mahasiswa Teknologi Pendidikan, Wafa membawa bekal khususus tiga buku karya mahasiswa jurusannya untuk dimanfaatkan anak-anak setempat.

Respon anak-anak sangat antusias, penasaran, dan langsung ingin membaca buku. Respon ini tentunya menjadu gambaran bagaimana kebutuhan akan buku yang berkualats untuk media belajar bagi anak-anak di daerah 3T. Respon tersebut tentunya memberikan gambaran tentang pentingnya kehadiran media pembelajaran yang menarik, terutama bagi anak-anak di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) yang tengah menghadapi dampak psikologis dari bencana

Selaian itu Di Desa Tengku Tinggi, Wafa bergabung dengan 14 mahasiswa lainnya 10 dari Universitas Samudra dan 4 rekan dari UNY. Kelompok mereka aktif membersihkan fasilitas umum, membantu warga, menyelenggarakan pendidikan di SD dan TPA, serta melakukan kegiatan trauma healing Program KKN Kemanusiaan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antar perguruan tinggi dapat memberikan dampak signifikan dalam pemulihan masyarakat pascabencana, tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga mental dan pendidikan. (*glh.)