- Alamat : Kampus Karangmalang, Yogyakarta, 55281
- Telp. (0274) 547780 psw 1343
- website : http://tp.fip.uny.ac.id
- e-mail: ktpfip@uny.ac.id
Bahasa Indonesia
English

Bantul. Selasa, 15 September 2026 PK TPUNY 2026 melakukan pendampingan pelatihan di lokasi praktik. Pelatihan aparatur tidak hanya berfokus pada penyampaian materi di ruang kelas. Di balik pelaksanaannya terdapat proses standardisasi dan penjaminan mutu yang berlangsung sejak tahap persiapan, monitoring, hingga evaluasi. Penjaminan mutu dimulai melalui penyiapan dan penelaahan berbagai komponen pelatihan, termasuk kurikulum dan kebutuhan pembelajaran, untuk memastikan program yang diselenggarakan memiliki tujuan dan materi yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan kompetensi aparatur. Badan Diklat DIY sendiri menyelenggarakan beragam program pengembangan kompetensi, antara lain Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN), Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA), Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP), serta Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa (PBJ), yang dirancang sesuai tuntutan tugas dan tanggung jawab peserta sebagai aparatur pemerintah.
Proses penjaminan mutu dilanjutkan melalui monitoring pelaksanaan pelatihan. Pengamatan dilakukan secara langsung selama pembelajaran berlangsung untuk memperoleh gambaran mengenai penyampaian materi, interaksi pelatih dengan peserta, penggunaan metode pembelajaran, dinamika kelas, hingga pelaksanaan peran mentor dan penguji dalam program yang relevan. Selain monitoring, evaluasi menjadi bagian penting untuk melihat kualitas dan manfaat pelatihan. Umpan balik peserta menjadi salah satu sumber informasi untuk menilai relevansi materi, proses pembelajaran, dan manfaat kompetensi yang diperoleh, sementara pada evaluasi tertentu informasi juga digali dari pimpinan atau atasan peserta guna melihat penerapan kompetensi setelah peserta kembali ke lingkungan kerja.
Sebagai mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) di Bidang Standardisasi dan Penjaminan Mutu, keterlibatan dalam rangkaian tersebut memberikan pengalaman langsung mengenai bagaimana mutu pendidikan dan pelatihan dipantau serta dievaluasi, mulai dari mengikuti kegiatan pengamatan pembelajaran terhadap pelatih, mentor, dan penguji, hingga membantu penyusunan laporan evaluasi berdasarkan data dan umpan balik yang terkumpul. Pengalaman ini menunjukkan bahwa penjaminan mutu tidak hanya bergantung pada dokumen perencanaan, melainkan juga pada pengamatan langsung dan evaluasi berkelanjutan yang sejalan dengan semangat Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas. Bagi aparatur pemerintah, proses belajar tidak berhenti setelah pendidikan formal selesai, sebab kualitas sebuah pelatihan pada akhirnya ditentukan oleh perencanaan yang matang, monitoring yang objektif, serta evaluasi yang terus berkembang dari waktu ke waktu. (Kontb. AD-tim)
Copyright © 2026,