Praktik Kependidikan: Mahasiswa Teknologi Pendidikan UNY Terlibat pada Kegiatan Ceramah Berpikir Kreatif dalam Pelayanan Publik PKP Angkatan III Bandiklat DIY

Yogyakarta. Dua mahasiswa program studi Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Negeri Yogyakarta, yaitu Muhammad Reynara Adnan Perdana dan Cindy Aulia Pratiwi, melaksanakan program Praktik Kependidikan (PK) di Badan Pendidikan dan Pelatihan (Bandiklat) Daerah Istimewa Yogyakarta. Keduanya turut serta dalam kegiatan Ceramah dengan tema “Berpikir Kreatif dalam Pelayanan Publik, Keterbatasan Bukan Alasan untuk Tidak Melayani” yang merupakan bagian dari Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan III. Kegiatan ini berlangsung pada 21 September 2026 di Gedung Menza, Bandiklat DIY, dan wajib diikuti oleh seluruh peserta PKP Angkatan III Tahun 2026. Kegiatan ini berkaitan dengan pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh).

Materi ceramah disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Kidul, Sri Suhartanta, S.IP., M.Si., yang mengangkat pentingnya kreativitas dalam menghadapi keterbatasan sumber daya pada pelayanan publik, dengan menggambarkan kondisi Kabupaten Gunung Kidul yang memiliki wilayah luas, kebutuhan masyarakat beragam, serta keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia. Peserta diajak melihat permasalahan dari sudut pandang berbeda, menyederhanakan proses kerja, serta bersikap adaptif melalui konsep Gotong Royong Governance yang menekankan kolaborasi pentahelix antara pemerintah, masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan media. Selama kegiatan berlangsung, Muhammad Reynara Adnan Perdana dan Cindy Aulia Pratiwi berperan mengambil dokumentasi acara secara menyeluruh, sejalan dengan bidang keilmuan Teknologi Pendidikan yang menitikberatkan pada pengelolaan pelatihan dan pemanfaatan media dalam pengembangan sumber daya manusia.

Dalam prosesnya, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktis dalam mendokumentasikan kegiatan pelatihan kepemimpinan berskala kelembagaan, sekaligus memperkuat kompetensi profesional di bidang teknologi pendidikan, khususnya, dalam aspek perencanaan, teknis pengambilan gambar, dan pengelolaan dokumentasi. Bagi Bandiklat DIY, dokumentasi yang dihasilkan tentunya bermanfaat sebagai arsip kegiatan sekaligus bahan evaluasi kegiatan pelatihan. Kegiatan ini turut mendukung SDG 4 melalui penguatan kualitas pelatihan kepemimpinan bagi pengawas, serta SDG 16 melalui pengembangan kapasitas aparatur dalam mewujudkan pelayanan publik yang inklusif, kreatif, dan akuntabel.

Melalui keterlibatan dalam kegiatan ini, Muhammad Reynara Adnan Perdana dan Cindy Aulia Pratiwi tentunya memperoleh wawasan mengenai penerapan kreativitas, kolaborasi, dan teknologi dalam menghadapi berbagai tantangan di lingkungan pelayanan publik. Wawasan tersebut juga dapat menjadi pengalaman yang relevan bagi mahasiswa Teknologi Pendidikan dalam memahami bagaimana teknologi dan kreativitas dapat digunakan untuk mendukung penyelesaian masalah serta meningkatkan kualitas pelayanan. Di sisi lain, hasil dokumentasi yang disusun turut menjadi kontribusi berkelanjutan bagi Bandiklat DIY dalam mendukung program pengembangan sumber daya aparatur sipil negara kedepannya (Kontb. R&C)